Koran Israel Terbitkan Bocornya Isi ‘Kesepakatan Abad Ini’

Administrator   |   Internasional  |   Kamis, 16 Mei 2019 - 17:17:05 WIB   |  dibaca: 346 kali
Koran Israel Terbitkan Bocornya Isi ‘Kesepakatan Abad Ini’

Donald Trump, Benyamin N,

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Poin utama rencana Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah atau yang dikenal dengan “Kesepakatan Abad Ini”, dibocorkan oleh sebuah koran lokal berbahasa Ibrani di Israel kemarin, Ahad (13/5/2019). Israel Hayom menerbitkan poin-poin utama kesepakatan itu dari dokumen yang diduga telah bocor yang diedarkan oleh Kementerian Luar Negeri Israel.

Padahal AS mengatakan akang mengungkapkan kesepakata tersebut setelah Ramadhan, atau pada awal Juni.

Poin-poin utama perjanjian yang disatukan oleh menantu Trump, Jared Kushner – yang memiliki minat luas di Israel dan pemukimannya – dan diusulkan oleh pemerintahAS sebagai berikut:

Sebuah perjanjian tripartit akan ditandatangani antara Israel, PLO, dan Hamas, serta negara Palestina akan dibentuk yang akan disebut “Palestina Baru” dan akan didirikan di Tepi Barat dan Gaza, dengan pengecualian pemukiman. Israel akan membebaskan tahanan Palestina secara bertahap selama tiga tahun di bawah kesepakatan.

Blok pemukiman di Tepi Barat yang diduduki, yang ilegal menurut hukum internasional akan membentuk bagian dari Israel.

Yerusalem tidak akan dibagi tetapi akan dibagi oleh Israel dan “Palestina Baru” dengan Israel mempertahankan kontrol umum.

Orang-orang Palestina yang tinggal di Yerusalem akan menjadi warga negara Palestina tetapi Israel akan tetap bertanggungjawab atas pemerintahan kota tersebut dan atas tanahnya. Negara Palestina yang baru dibentuk akan membayar pajak kepada pemerintah kota Israel untuk bertanggungjawab atas pendidikan di kota itu bagi warga Palestina.

Status quo di situs-situs suci akan tetap ada dan warga Yahudi Israel tidak akan diizinkan membeli rumah-rumah Palestina dan sebaliknya.

Mesir akan menawarkan tanah negara Palestina Baru untuk membangun bandara, pabrik, dan pertanian yang akan melayani Jalur Gaza. Palestina tidak akan diizinkan untuk hidup di tanah ini.

Sebuah jalan raya akan dibangun untuk menghubungkan Gaza ke Tepi Barat di atas tanah Israel. Cina akan membiayai 50 % proyek ini dan Korea Selatan, Australia, Kanada, AS, dan Uni Eropa masing-masing 10 persen.

Kesepatakan Sponsor

Dokumen yang bocor itu mengklaim bahwa Amerika Serikat, Uni Eropa dan negara-negara teluk akan mendanai dan mensponsori kesepakatan selama lima tahun untuk mendirikan negara Palestina Baru.

Ini akan menelan biaya sebesar enam milyar dolar per tahun, 70 persennya akan dibayar oleh negara-negara teluk dan AS akan membayar 20 persen, Uni Eropa 10 persen.

Palestina Baru tidak akan diizinkn membentuk tentara tetapi bisa mempertahankan pasukan polisi. Sebaliknya, perjanjian pertahanan akan ditandatangani Israel dan Palestina baru di mana Israel akan membela negara baru dari serangan asing.

Setelah menandatangani perjanjian, Hamas akan menyerahkan semua senjatanya ke Mesir. Para pemimpin gerakan akan dikompensasi dan digaji oleh negara-negara Arab saat pemerintah didirikan.

Pemilu diperkirakan akan diadakan dalam satu tahun setelah pembentukan negara “Palestina Baru”.

Semua perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir dan Israel akan tetap terbuka untuk orang-orang dan barang-barang dan Palestina akan dapat menggunakan udara dan pelabuhan Israel.

“Palestina Baru” akan memiliki dua penyeberangan ke Yordania, ini akan berada di bawah kendali otoritas “Palestina Baru”.

Lembah Jordan akan tetap berada di tangan Israel dan jalan tol empat jalur akan dibangun melaluinya.

Jika Hamas atau badan-badan Palestina menolak kesepakatan ini, AS akan membatalkan semua dukungan keuangannya kepada Palestina dan menekan negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama.

Jika, di sisi lain, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menandatangani perjanjian itu tetapi Hamas dan Jihad Islam tidak setuju, perang akan dilancarkan di Jalur Gaza dengan dukungan penuh dari AS.

Namun, jika Israel menolak kesepakatan itu, AS akan menghentikan dukungan keuangannya. AS saat ini membayar $ 3,8 miliar setahun untuk mendukung Israel.

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

Hi thеre colleagues, nice pіece of writing and good urging comented here, I am really enjoying b
01 Februari 2021 - 06:23:53 WIB

Hi there colleagues, nixе piece of writing and good urging
cօmmented here, I am reaslly enoying by these.

Snmake
12 Maret 2021 - 14:08:08 WIB

tadalafil online canadian pharmacy - <a href="http://tadalafiltbs.com/">tadalafil 5mg generic equivalent to cialis</a> buy tadalafil online http://tadalafiltbs.com/

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook