Where to go in Madura

Administrator   |   Wisata  |   Senin, 10 Juni 2019 - 16:37:44 WIB   |  dibaca: 61 kali
Where to go in Madura

Story and Foto By : Pelangi assifanie

Waktu pertama kali teman ajak saya ke Madura, yang pertama saya googling adalah “where to go in Madura?” karena sepanjang pengetahuan saya, nothing special about Madura, yang saya ingat soal Pulau Madura itu terkenal dengan Karapan Sapi dan merupakan penghasil garam terbesar di Indonesia eh satu lagi deh…. Bebek Sinjay nya… smiley

  Tempat istagramable

 Instagramable

Teman saya bilang, ada pantai dan pulau bagus di sana namanya Pantai 9 dan Gili Labak, sebelum putusin untuk ikut, pastinya browsing dulu kayak apa Pantai 9 dan Gili Labak…. Hmmm… ternyata boleh juga, ya sudah lah akhirnya kami putuskan untuk berangkat ke sana, walaupun I have no idea bagaimana nanti arrangement nya di sana

Berangkat siang dari Surabaya, tembus Suramadu cepet siy hanya 2 jam perjalanan, tapiiiiii ternyata supaya kita bisa lebih dekat ke pelabuhan untuk ke Gili Labak, kita harus stay di Sumenep, which is sekitar 3-4 jam perjalan dari sejak keluar tol Suramadu. Maklum perjalanan ini ala backpacker, jadi pastinya kita ngirit, perjalanan nebeng mobil ponakan teman plus kita ber 5 plus dengan barang-barang, walhasil badan rasanya ringsek smiley 

Sampai di penginapan Sumenep kita sudah malam sekitar jam 10 malam, karena kita kebanyakan berhenti untuk lempengin badan… hahahahaha…. kami berangkat ber 5 dan saya the only beautiful girl in the team…. Wkwkwkwkwkwk… maklum yang lain nya lakik semua, tapi jangan harap saya dpat perlakuan special ya… nahhh… they thought I’m just one of them… *tepok jidat

  

 Sunrise

Kami sudah harus berangkat lagi ke pelabuhan sebelum subuh, dan kita sholat subuh di tempat guide yang nantinya akan bawa kita ke pulau-pulau itu. Ternyata untuk ke Pantai 9 kita akan menempuh jarang 2 jam by boat, that’s why kita harus berangkat setelah Subuh, supaya dapat sunrise selama perjalanan. This is my first-time experience, naik boat masih dalam keadaan gelap gulita, cuman dibantu lampu senter dan sedikit neon, sedikit deg-deg an, banyak excited nya.

Kami gak tau kami ada di tengah laut mana, karena gelap dan hanya mengandalkan dan percaya aja bapak nahkoda, tapi dalam 1 jam perjalanan, saat semburat orange mulai terlihat, 

matahari mulai menggeliat menggantikan bintang gemintang *tssaaaahhhh… MasyaAllah…. Cantik nya pemandangan yang Allah buat…. Gak berenti-berenti menyebut nama Nya, sambil dalam hati bilang “Ya Allah, da aku mah apa atuh… cuman remah-remah rempeyek di lautan” …. Betapa kecil nya manusia….

Setelah 2 jam berlayar, kita sampai ke pemberhentian pertama, yaitu Pantai 9, wow… pantai nya masih lumayan bersih, mungkin karena belum terlalu banyak orang yang berkunjung ke sini. Tempat ini instagramable binggiitttzzz, spot nya kece-kece dan menarik banget buat di foto. Ternyata nya lagi, temen-temen saya yang notabene lakik, pada banci foto juga semua wkwkwkwkwk… kita emang gak beda cheeky

Puas foto-foto di Pantai Sembilan, kita lanjut perjalanan ke Gili Labak, katanya kita bisa snorkeling di sana. Terus terang saya gak terlalu tertarik untuk snorkeling, karena saya pikir pemandangan laut apa siy yang bakal di liat, kayaknya gak akan ada apa-apa juga. Perjalanan dari Pantai 9 ke Gili Labak pun menempuh waktu kurang lebih 2 jam, iya memang perjalanan yang gak sebentar, tapi sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang bikin mata seger dan gak berhenti cekrek-cekrek Cuman sayang beribu sayang, masih ada spot-spot sampah di laut yang terbawa oleh gelombang sad terutama sampah plastic dan diapers… bikin kesel liat nya, kenapa siy manusia demen banget bikin rusak bumi… indecision

Sebelum bersandar di Gili Labak, ada 1 spot yang kita berhenti untuk snorkeling, seperti yang saya bilang tadi, saya gak minat, jadi ceritanya mau nunggu di kapal ajah, tapi begitu semua teman-teman mulai loncat dan berenang, plus liat ikan-ikan cantik yang berenang di sekitar mereka…. Saya gak tahan…. Akhirnya terjun juga deh… beneran ikan-ikan nya cantik, ala-ala nemo gitu, rasanya pingin dibawa pulang. Snorkeling yang model kayak saya gini kan gak professional ya… jadi beberapa kali keminum juga lah itu air laut nya, dan I just realized kenapa Madura menjadi tempat penghasil garam terbesar di Indonesia…. Sumprit air laut nya aaasssssiiiinnnnn banget… laugh

 

 Snorkeling time

Puas dengan snorkeling, kita makan dan bersih-bersih di Gili Labak, jangan dibayangin bersih-bersih di kamar mandi pakai pancuran dengan air yang berlimpah-limpah ya… hehehehe… di sana air nya gak bagus, yang tersedia hanya air payau, jadi kalau mau mandi dengan air bersih kita kudu beli se-ember dengan harga 10,000 rupiah, dan lagi-lagi karena kita gak bawa cash, jadi kita beli 2 ember buat sharing, yang penting bersih dulu dan gak lengket, mandi fancy nya nanti aja di penginapan.

Selesai explore Gili Labak, siap-siap untuk balik ke pelabuhan, butuh waktu sekitar 3 jam untuk tiba di pelabuhan awal, berhubung udah siang dan terik, yang ada sepanjang jalan kita cuman terkapar tidur smiley

Need 10 hours back and forth, jangan sampai mabuk laut ya…. smiley

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

Malam0812
10 Juni 2019 - 16:45:50 WIB

Kerenn tulisannya 👍

malam0812
10 Juni 2019 - 16:47:05 WIB

Kerennn ulasannya 👍👍👍

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook