Legenda MotoGP: Rossi Seharusnya Pensiun Sejak Lama

Administrator   |   Olah Raga  |   Senin, 25 November 2019 - 09:33:18 WIB   |  dibaca: 4 kali
Legenda MotoGP: Rossi Seharusnya Pensiun Sejak Lama

Jakarta - Legenda MotoGP asal Italia, Marco Lucchinelli menilai Valentino Rossi seharusnya sudah pensiun sejak beberapa musim lalu dari ajang MotoGP.

Pernyataan Luchinelli ini mengacu prestasi Rossi yang kian menurun di pentas MotoGP 2019. Di akhir musim ini, Rossi hanya menempati posisi ketujuh klasemen akhir pebalap.
Posisi tersebut ditempati Rossi karena hanya bisa dua kali naik podium. Torehan itu dibuat Rossi saat menempati podium kedua di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat.

Rapor Rossi itu sangat kontras jika dibandingkan saat tampil di MotoGP 2018 dengan lima kali menempati podium. Pebalap berusia 40 itu empat kali menempati podium ketiga di MotoGP Qatar, Prancis, Italia, dan Catalunya.
Saat tampil di MotoGP Jerman, Rossi meraih prestasi yang lebih baik dengan finis sebagai runner up. Di akhir musim, Rossi menempati posisi ketiga klasemen pebalap atau hanya kalah dari Marc Marquez (Repsol Honda) dan Andrea Dovizioso (Ducati).

"Saya kira akan lebih baik jika Vale [Valentino Rossi] berhenti sebelumnya. Dia memang bisa membalap sampai 50 tahun, menempati posisi ketujuh atau kedelapan setiap pekannya dan terkadang bisa finis keempat," ujar Lucchineli seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

"Rossi yang kita kenal balapan untuk meraih juara setiap pekannya. Sesuatu yang penting telah berubah," ia menambahkan.

Di musim depan, peluang Rossi untuk mengukir prestasi lebih baik akan lebih berat. Selain masih akan adu cepat dengan Marquez, Dovizioso, dan Maverick Vinales, pengoleksi tujuh gelar juara dunia MotoGP itu akan ditantang para pebalap muda seperti Fabio Quartararo hingga pendatang baru di MotoGP 2020, Alex Marquez.

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook