Taylor Swift Sebut Trump "Menyulut" Api Supremasi Kulit Putih

Administrator   |   Hiburan  |   Minggu, 31 Mei 2020 - 10:41:48 WIB   |  dibaca: 6 kali
Taylor Swift Sebut Trump "Menyulut" Api Supremasi Kulit Putih

Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi Taylor Swift menyerang cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun media sosialnya. Cuitan Swift ini terjadi setelah Trump mengunggah tulisan bahwa polisi mungkin menembak pemrotes karena pembunuhan George Floyd oleh polisi Minneapolis.

"Setelah menyulut api supremasi kulit putih dan rasisme dalam pemerintahan Anda, Anda punya keberanian untuk berpura-pura punya superioritas moral sebelum mengancam dengan kekerasan?" tulis Swift dalam akun Twitter dengan 86 juta pengikut.

Dia mengutip cuitan kontroversial Trump yang bertuliskan, "Ketika penjarahan dimulai, penembakan dimulai." Swift mencuitkan, "Kami akan memilih Anda untuk keluar pada bulan November."

 

Taylor Swift@taylorswift13

After stoking the fires of white supremacy and racism your entire presidency, you have the nerve to feign moral superiority before threatening violence? ‘When the looting starts the shooting starts’??? We will vote you out in November. @realdonaldtrump

2.01M

10:33 PM - May 29, 2020

Twitter Ads info and privacy

528K people are talking about this



Mengutip AFP, Trump memicu kontroversi dengan unggahannya terkait aksi protes anti polisi di Minneapolis dengan menyebut mereka sebagai THUGS dan memperingatkan soal intervensi militer.

Ratusan tentara dikerahkan ke jalan-jalan Minneapolis dan St. Paul pada hari Jumat setelah aksi protes atas kebrutalan polisi terhadap Afrika-Amerika.

Para demonstran marah atas kematian George Floyd, 46, setelah diborgol di tanah dan ditahan oleh polisi Minneapolis pada hari Senin. Dia meninggal setelah seorang petugas menekan leher Floyd dengan lututnya selama lebih dari lima menit.

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook