Disorot Jokowi, Mensos: Penyaluran Bansos Masih On The Track

Administrator   |   Ekonomi  |   Senin, 29 Juni 2020 - 09:17:36 WIB   |  dibaca: 3 kali
Disorot Jokowi, Mensos: Penyaluran Bansos Masih On The Track

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyoroti penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam rapat terbatas 18 Juni karena pembagian bansos belum 100%. Menteri Sosial Juliari Batubara menyatakan penyaluran bansos masih berlangsung hingga tengah bulan mendatang.

"Masih on the track sampai dengan 14 Juli," kata Juliari kepada detikcom, Senin (29/6/2020).Penyaluran bansos itu merupakan bantuan yang didistribusikan oleh Kemensos. Juliari tidak mengetahui untuk di kementerian atau lembaga lain.

"Untuk beberapa program bansos yang ada di kementerian lain, saya nggak bisa komentari," ujarnya.

"Semua menteri harus kerja lebih cepat lagi," kata Juliari.Terkait penyaluran bansos yang belum 100% ini, Presiden Jokowi sempat menyorotinya. Jokowi berbicara saat memberikan arahan kepada Kabinet Indonesia Maju dalam rapat terbatas 18 Juni 2020 lalu, seperti yang ditayangkan YouTube Setpres pada Minggu (28/6/2020). 

Jokowi awalnya menyoroti laporan belanja kementerian yang dinilainya masih standar padahal suasana sedang darurat karena Corona.

"Belanja-belanja di kementerian, saya lihat laporan-laporan masih biasa-biasa saja, segera keluarkan belanja itu secepat-cepatnya, karena uang beredar akan semakin banyak, konsumsi masyarakat nanti akan naik. Jadi belanja-belanja kementerian tolong dipercepat," tegas Jokowi.

"Sekali lagi, jangan menganggap ini biasa-biasa saja, percepat, kalau ada hambatan keluarkan peraturan menterinya agar cepat, kalau perlu Perpres saya akan keluarkan perpresnya," tambahnya.

Selain itu, Jokowi menyoroti pembagian bantuan sosial ke masyarakat yang belum mencapai 100%. Jokowi meminta seluruh pihak terkait segera bertindak, jika menemukan masalah segera diatasi. Khusus untuk bansos, Jokowi ingin agar penyaluran ke masyarakat dilakukan maksimal.Kemudian Jokowi menyoroti anggaran Kemenkes. Jokowi mengatakan anggaran Rp 75 triliun Kemenkes baru keluar 1,53 persen, dan Jokowi meminta Kemenkes segera mengeluarkan anggaran itu dengan penggunaan yang tepat sasaran.

"Bansos yang ditunggu masyarakat segera keluarkan, kalau ada masalah lakukan tindakan-tindakan lapangan, meskipun sudah lumayan tapi baru lumayan, ini extraordinary harusnya 100%," tegasnya.

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook