Syekh Ali Jaber Tepis Isu Pulang ke Madinah: Saya Siap Mati di RI

Administrator   |   Dunia Islam  |   Jumat, 18 September 2020 - 15:24:53 WIB   |  dibaca: 20 kali
Syekh Ali Jaber Tepis Isu Pulang ke Madinah: Saya Siap Mati di RI

Jakarta - Pendakwah Syekh Ali Jaber menepis isu yang menyatakan kalau dirinya pulang ke Madinah usai insiden penusukan. Dia menegaskan itu tidak benar, dan dirinya masih beraktivitas usai insiden itu.

"Allah masih berikan izin, masih berikan keselamatan dan saya bisa beraktivitas kembali dan melanjutkan safari dakwah. Walaupun mulai beredar berita hoaks, Syekh Ali Jaber sudah pulang ke Madinah," katanya dalam siaran langsung melalui aku YouTube Syekh Ali Jaber, Jumat (18/9/2020).

"Pertama Madinah nggak ada flightnya masih tutup, terus yang kedua kabar yang sudah beredar kemana-mana itu sebenarnya di saat saya tiba dari Lampung," lanjut Ali Jaber. Ali Jaber menegaskan dirinya siap mati di Indonesia. Dia akan tetap berdakwah di Indonesia.

"Dan saya sudah beberapa kali menyampaikan, saya siap mati di Indonesia, saya siap dimakamkan di Indonesia, dan saya tidak pernah takut soal mati, karena saya sudah jatuh cinta dengan Indonesia, dan apa yang saya perjuangkan untuk Indonesia ini anugerah dari Allah untuk saya," ujarnya.

Ali Jaber diketahui kini sudah menjadi WNI. Dia berjanji akan memberikan hal yang bermanfaat untuk Indonesia

"Bukan saya karena punya kelebihan, hanya saya berusaha menjadi orang baik, menjadi orang yang bermanfaat untuk masyarakat, untuk negara, apalagi semenjak saya mendapatkan penghargaan sebagai WNI, makanya tugas saya betul-betul menjaga amanah dan kepercayaan itu, menjaga nama baik Indonesia dan selalu berusaha memberi sesuatu yang bermanfaat, yang berkesan, intinya menjadi orang yang mulia akhlak," ungkapnya. Sebelumnya, Peristiwa penusukan itu sendiri terjadi pada Minggu (13/9) setelah Syekh Ali Jaber berceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Pelaku penusukan berinisial AA (24) ditangkap di lokasi kejadian setelah menyerang Syekh Ali Jaber.

Saat ini tersangka AA telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polresta Bandar Lampung. Polisi mengenakan pasal pembunuhan sehingga tersangka AA tersangka terancam hukuman mati.

"Pasal yang disangkakan pada tersangka AA ini adalah pasal percobaan pembunuhan. kemudian kita juga kenakan pasal pembunuhan, dan kita kenakan pasal penganiayaan menyebabkan luka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2020).

"Jadi ancaman hukumannya hukuman mati atau seumur hidup, paling 20 tahun," sambung Argo.

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook