Dipanggil Kepolisian Karena Kerumunan Habib Rizieq, Ini Klaim Anies Baswedan

Administrator   |   Hukum  |   Selasa, 17 November 2020 - 10:03:44 WIB   |  dibaca: 29 kali
Dipanggil Kepolisian Karena Kerumunan Habib Rizieq, Ini Klaim Anies Baswedan

JURNAL PRESISI - Gubernur DKI Jakarta dikabarkan dipanggil oleh pihak kepolisian terkait kerumunan yang ditimbulkan oleh acara Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta.

Seperti yang diketahui pada Sabtu (14/11) lalu, Rizieq mengadakan hajatan acara akad nikah putrinya bersamaan Maulid Nabi di kawasan Petamburan.

Acara tersebut mendapat protes dari banyak pihak karena dinilai telah menimbulkan kerumunan yang melanggar protokol kesehatan.

Kerumunan yang timbul tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan saat pandemi. Mengenai hal tersebut, Anies pun angkat suara.

Anies menegaskan jika pihaknya sudah telah bekerja sesuai aturan yang ada dalam penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan, menurutnya tidak ada langkah berani dari pemerintah daerah lain dalam menangani kerumunan seperti kampanye-kampanye pilkada.

"Jadi Pemprov DKI Jakarta bekerja berdasarkan peraturan yang ada. Ketika kita mendengar kabar ada sebuah kegiatan, maka secara proaktif mengingatkan tentang ketentuan yang ada," kata Anies di DPRD DKI Jakarta seperti yang dikutip dari RRI Selasa 17 November 2020.

Ia pun membahas tentang surat yang dikirimkan sebagai tindakan proaktif untuk mengantisipasi timbulnya kerumunan.

"Anda boleh cek wilayah mana di Indonesia yang melakukan pengiriman surat mengingatkan secara proaktif bila terjadi potensi pengumpulan (kerumunan), anda lihat Pilkada di seluruh Indonesia sedang berlangsung, adakah surat (resmi) mengingatkan penyelenggara tentang pentingnya menaati protokol kesehatan," tambahnya lagi.

Anies pun berpendapat jika pihaknya langsung mengirimi surat peringatan yang dikirimkan oleh Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara.

Menurutnya, surat tersebut langsung dikirimkan setelah mendengar akan ada acara pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

"Jadi kalau kemarin, Wali Kota Jakarta Pusat mengirimkan surat mengingatkan bahwa ada ketentuan yang harus ditaati dalam kegiatan-kegiatan dan dilakukan oleh Jakarta," ujarnya. 

Anies pun berpendapat jika pihaknya langsung mengirimi surat peringatan yang dikirimkan oleh Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara.

Menurutnya, surat tersebut langsung dikirimkan setelah mendengar akan ada acara pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

"Jadi kalau kemarin, Wali Kota Jakarta Pusat mengirimkan surat mengingatkan bahwa ada ketentuan yang harus ditaati dalam kegiatan-kegiatan dan dilakukan oleh Jakarta," ujarnya. 

Seperti yang dikabarkan, atas peristiwa kerumunan yang ditimbulkan, pihak Rizieq harus membayar denda sebesar Rp 50 juta rupiah.

Kasatpol PP DKI Jakarta memastikan jika memang Rizieq sudah membayar denda tersebut.

Buntut dari peristiwa tersebut adalah pemanggilan kepada Habib Rizieq dan juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

Vxpidw
12 Maret 2021 - 06:03:58 WIB

tadalafil liquid - <a href="http://tadalafiltbs.com/">tadalafil dosage</a> tadalafil pills http://tadalafiltbs.com/

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook