Program Kapolda Baru, Kasus Lama Rizieq akan Diusut Lagi

Administrator   |   Hukum  |   Kamis, 03 Desember 2020 - 12:57:24 WIB   |  dibaca: 44 kali
Program Kapolda Baru, Kasus Lama Rizieq akan Diusut Lagi

Jakarta, CNN Indonesia - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus akan mengusut kembali kasus lama yang belum dituntaskan. Termasuk kasus yang pernah membelit petinggi FPI Rizieq Shihab.

Polda Metro diketahui juga kembali mengusut readyviewed kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana yang terjadi pada tahun 2019 lalu.

"Semuanya (termasuk kasus Rizieq), kan saya bilang semuanya," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (2/12).

Yusri mengatakan langkah mengusut kasus-kasus lama merupakan program dari Kapolda Metro Jaya yang baru, yakni Irjen Fadil Imran.

"Salah satu programnya adalah bagaimana menuntaskan kasus-kasus yang lama, yang ada sekarang ini," ujarnya.

Dari penelusuran CNNIndonesia.com, tercatat ada beberapa laporan polisi terhadap Rizieq di Polda Metro Jaya yang tak diketahui kelanjutannya.

Pada tahun 2016, Rizieq dilaporkan oleh Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Student Peace Institute ke Polda Metro Jaya.

Lalu di tahun 2017, sejumlah warga yang tergabung dalam Solidaritas Merah Putih melaporkan Rizieq atas dugaan penyebaran ujaran kebencian yang menyinggung suku, agama ras, antarkelompok (SARA) melalui media sosial.Rizieq dilaporkan terkait ceramahnya di Pondok Kelapa, Jakarta. Saat itu, Rizieq mengatakan, "Kalau Tuhan beranak, terus bidannya siapa?".

Laporan itu terkait ceramah Rizieq yang menyinggung soal mata uang berlogo 'palu-arit'. Tak hanya itu, Rizieq juga disebut telah memfitnah Presiden Joko Widodo sebagai seorang komunis.

Rizieq juga sempat tersandung kasus konten pornografi. Yakni, terkait percakapan mesum antara Rizieq dengan aktivis Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein.Sampai saat ini, juga belum diketahui bagaimana proses hukum terkait laporan terhadap Rizieq ini.

Rizieq dan Firza ditetapkan sebagai tersangka pada Mei 2017. Namun, di tahun 2018, kepolisian menerbitkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) telah dikeluarkan terkait kasus ini.

Profil Administrator

Administrator

Administrator utama dari website : www.nachannel.com

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

Boupna
12 Maret 2021 - 13:57:28 WIB

buy tadalafil online - <a href="http://tadalafiltbs.com/">tadalafil peak effect</a> buy real tadalafil online http://tadalafiltbs.com/

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook